3 Trik Agar Tanaman Cabe Rawit Merah Bisa Lebat Buahnya

Cabe rawit merah adalah salah satu bahan baku pokok yang banyak di cari orang. Fungsi dari cabe merah itu sediri memang untuk menyambal, namun rasa sambal yang di hasilkan dari cabe rawit jawa memang berbeda dari cabe rawit lainnya.

Cabe rawit merah memang salah satu tumbuhan yang sebenarnya gampang untuk di tanam. Dan gampang berkembang biak pada jenis kontur apapun. Namun begitu banyak petani cabe yang mengeluhkan hasil panen atau buah dari cabe merah itu sendiri yang sedikit.

Apalagi saat harga cabe sedang mahal-mahalnya, hal ini akan membuat para petani ingin menghasilkan buah cabe merah yang lebat agar hasil panen lebih maksimal.

Namun ada beberapa solusi agar menanam cabe rawit merah bisa tumbuh subur dan banyak buahnya. Berikut ada tipsnya;

Cara Menanam Cabe Rawit Jawa

1. Pemupukan Bibit dari Kecil

Tanaman cabe rawit merah memang berbeda dengan tanaman cabe pada umumnya. Perhatian pada tanaman cabe rawit merah memang harus di perhatikan sejak dari kecil.

Misalnya sewaktu bibit cabe rawit merah baru bengelurkan tunasnya. Pada saat itu juga kamu harus memindahkannya ke lahan atau tanah yang sudah subur dan sudah tercampur dengan pupuk.

Dengan begitu tunas cabe rawit merah akan tumbuh dengan cepat, sehingga bisa berbuah lebat tanpa ada bibit tunas yang busuk ataupun mati.

2. Memberikan Jarak Penanaman

Banyak orang yang tidak sadar ketika mereka menanam cabe rawit jawa berdekatan antara pohon cabe satu dengan yang lainnya. Hal ini tentunya sangat berdampak bagi pertumbuhan cabe dan juga hasilan buah yang di dapatkan.

Solusinya, ketika kamu ingin menanam cabe rawit merah, ketika pohonannya masih kecil ada baiknya di kasih jarak kurang lebih setengah meter dari jarak pohon cabe rawit merah lainnya.

Jika tidak maka pertumbuhan dan hasil buah yang di hasilkan kurang maksimal dan cenderung lebih sedikit.

3. Siram Setiap Hari

Jika ingin mendapatkan hasil buah yang lebat, usahakan menyiram tanaman cabe jawa dengan rutin yang di lakukan pada saat pagi dan sore hari.

Hal ini sangat berpengaruh sekali dengan pertumbuhan dan buah cabe yang akan muncul. Semakin banyak resapan air pada akar cabe rawit jawa maka pohonnya akan semakin besar dan semakin kuat.

Sebaliknya jika tanaman cabe rawit merah jarang di siram dan di biarkan begitu saja, maka hasil buahnyapun akan sedikit bahkan bisa di hinggapi oleh serangga yang memakan daun dari cabe itu sendiri yang membuatnya bisa mati.

Catatan: Jika ingin menanam cabe rawit jawa usahakan jauh dari ternak seperti ayam. Karena ayam biasanya dapat mengganggu pertumbuhan dari cabe rawit merah.

Ayam biasanya memakan biji atau bibit dari cbe rawit merah itu sendiri. Yang membuat bibit cabe merah mati dan tidak akan bisa tumbuh seperti sebagaimana mestinya.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.