Memahami Jenis Pupuk dan Rasio NPK Pada Pupuk

Jenis pupuk dan rasio NPK pada pupuk – Istilah dalam proses pemupukan terkadang bisa membuat kita bingung. Apa itu NPK? Apa itu nitrogen, fosfor, dan kalium? Nah, supaya tidak lagi kebingungan, dalam ulasan berikut ini kami akan menjelaskan rasio NPK dan apa makna angka-angka itu pada pupuk.

Jika kita membahas tentang pupuk, maka yang seharusnya kita bahas pertama kali adalah tanah. Sebagian besar tanah tidak memiliki nutrisi yang dibutuhkan untuk pertumbuhan optimal, yang berarti Anda akan kesulitan mendapatkan panen yang diharapkan jika Anda menanam tanaman pada tanah tanpa pupuk.

Memahami Jenis Pupuk dan Rasio NPK Pada Pupuk

Ada enam nutrisi utama yang dibutuhkan tanaman:

  • Karbon
  • Hidrogen
  • Oksigen
  • Nitrogen
  • Fosfor
  • Kalium

Tiga nutrisi pertama berasal dari udara atau air, sedangkan tiga nutrisi terakhir berasal dari tanah. Nah, tiga nutrisi terakhir inilah yang merupakan kepanjangan dari pupuk NPK, yaitu nitrogen, phosphorus (fosfor) dan Kalium.

Rasio NPK dalam Pupuk

Setiap label pupuk akan memberikan informasi yang berkaitan dengan kandungan NPK-nya, yang dinyatakan dalam rasio angka. Misalnya pada label pupuk tertulis rasio 5-10-10, 10-10-10, atau 10-6-4.

Rasio ini menunjukkan jumlah nitrogen, fosfor, dan kalium (standar dalam urutan tersebut) dalam campuran pupuk tertentu.

Misalnya, Anda membeli 100 gram pupuk dengan rasio NPK 10-10-10 , maka di dalamnya terdapat 10 elemen NPK. Bahan lain pupuk adalah filler atau pengisi, yang membuat pupuk lebih banyak dan lebih mudah disebar.

Pentingnya Nutrisi NPK

  • Nitrogen (N) diperlukan untuk pertumbuhan daun dan bertanggung jawab untuk membuat tanaman lebih hijau. Tanaman yang mempunyai banyak daun membutuhkan lebih banyak nitrogen, jadi carilah pupuk dengan jumlah N yang tinggi. Semakin tinggi jumlahnya, semakin banyak nitrogen yang disediakan pupuk. Inilah sebabnya mengapa sebagian besar pupuk tanaman rumput mengandung nitrogen tinggi, dengan formulasi seperti 24-4-12 atau 20-2-6.
  • Fosfor (P) mendorong perkembangan akar, yang membantu memperkuat tanaman. Fosfor juga meningkatkan pemekaran bunga dan produksi buah. Tomat dan tanaman umbi-umbian menyukai NPK 5-10-10.
  • Kalium (K) membantu tanaman melawan penyakit dan membuatnya tetap kuat, memungkinkan tanaman bertahan di suhu ekstrem. Tanaman yang kekurangan kalium memiliki daun dan buah yang kerdil dan menjadi sangat sensitif terhadap kekeringan. Karena sebagian besar tanah sudah mengandung kalium, angka ketiga dalam rasio pemupukan cenderung paling kecil.

Nutrisi Tanaman Lainnya

Ketika membahas masalah pupuk, banyak perhatian diberikan pada unsur nitrogen, fosfor, dan kalium. Namun selain unsur NPK tersebut, juga terdapat nutrisi penting lainnya yang dibutuhkan untuk kesehatan tanaman secara keseluruhan. Meskipun dalam jumlah yang dibutuhkan sangat kecil.

  • Kalsium (Ca), yang meningkatkan kekuatan tanaman secara umum dan mendorong pertumbuhan akar dan tunas muda.
  • Magnesium (Mg) mengatur penyerapan nutrisi, membantu pembentukan benih, dan berkontribusi pada warna hijau gelap daun, yang penting untuk fotosintesis yang efektif.
  • Sulfur (S) mempertahankan warna hijau daun, mendorong pertumbuhan tanaman yang kuat.

Pupuk Alami dan Organik vs. Pupuk Sintetis

Pupuk yang menyediakan nutrisi N-P-K yang disebutkan di atas dapat tersedia dalam versi organik dan sintetis.

Lalu apa beda dari pupuk organik dengan pupuk sintetis?

Pupuk organik berasal dari sumber seperti pupuk kandang, tepung kepiting, dan sebagainya. (Ingat: Tidak semua produk berlabel “alami” adalah organik. Contohnya, pupuk greensand berasal dari mineral anorganik atau batuan alami, meskipun anorganik. Pupuk organik bekerja bersama dengan mikroba tanah yang memecah pupuk untuk diserap tanaman. Pupuk organik tidak menambahkan kelebihan garam dan asam ke tanah, sehingga bermanfaat dalam mendorong biologi tanah yang sehat yang kaya akan aktivitas mikroba.

Pupuk sintetis dibuat di laboratorium dan berasal dari senyawa seperti amonium nitrat, amonium fosfat, superfosfat, dan kalium sulfat. Mereka mempercepat pertumbuhan tanaman dan dapat berkontribusi pada tingkat mekar pada tanaman berbunga.

Namun, pupuk sintetis memiliki kadar garam tinggi dan dapat merusak populasi mikroorganisme yang menguntungkan dan juga bisa masuk ke sumber air. Menggunakan terlalu banyak pupuk sintetis dapat merusak tanaman Anda.

Pupuk sintetis sangat bagus untuk boosting kesehatan tanaman, tetapi tidak banyak membantu meningkatkan kesehatan, tekstur, atau kesuburan jangka panjang pada lahan. Karena pupuk sintetis sangat larut dalam air, pupuk ini juga dapat larut ke sungai dan kolam.

Perhatikan bahwa rasio NPK pupuk organik biasanya lebih rendah daripada pupuk sintetis.

Pupuk Granular vs. Pupuk Larut

Anda mungkin juga memperhatikan bahwa ada formulasi pupuk granular dan larut.

  • Pupuk granular adalah padatan yang harus dimasukkan ke dalam tanah dan diberi waktu (dan air) sebelum larut dan tersedia bagi tanaman.
  • Pupuk lepas lambat adalah bagian dari formulasi pupuk granular. Sebagian nutrisi dari pupuk tidak segera tersedia untuk tanaman. Efek nutrisi diukur selama beberapa minggu. Oleh karena itu, pupuk jenis ini lebih jarang digunakan.
  • Pupuk larut dijual dalam bentuk larutan siap pakai atau bahan halus kering dalam kemasan yang perlu dilarutkan dalam air. Pupuk jenis ini cenderung merupakan pupuk tinggi nitrogen yang menghasilkan pertumbuhan yang cepat.

Untuk menjaga kesehatan dan kesuburan lahan yang Anda kelola dalam jangka panjang, kami merekomendasikan penggunaan pupuk organik granular. Anda dapat menggunakan pupuk cair sebagai pupuk tambahan untuk memastikan bahwa tanaman Anda tanam mendapatkan nutrisi yang mereka butuhkan saat pertumbuhan aktif.

Memilih Pupuk

Memilih pupuk dapat membingungkan karena tiap tanaman memiliki kebutuhan nutrisi yang berbeda.

Jika Anda tidak memiliki kebutuhan tanah yang spesifik, pupuk 5-5-5 adalah pupuk serba guna yang memberi tanaman pertanian dan pekarangan apa yang mereka butuhkan untuk pertumbuhan yang sehat.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.