Trik Mereset ECU Mobil Yang Error Check Engine Menyala

ECU (Engine Control Modul) adalah salah satu komponen yang terdapat pada kendaraan keluaran terbaru. ECU sendiri adalah salah satu komponen yang sangat penting untuk mengontrol sistem bahan bakar serta injeksi pada mobil, jika ecu tersebut error maka secara tidak langsung sistem injeksi mobil anda akan ikut bermasah.

Trik Mereset ECU Mobil Yang Error Check Engine Menyala

Berikut adalah fungsi utama dari ECU yang berkaitan dengan sistem injeksi pada kendaraan.

 

1. Fungsi Utama pada ECU

ECU berperan penting untuk me-manage campuran bahan bakar minyak (BBM) dan juga kesetabilan udara yang di teruskan ke silinder yang kemudian untuk di jadikan pembakaran pada mesin dengan kondisi tertentu. Jika ECU tersebut error, maka bisa di pastikan managemen campuran bahan bakar serta udara yang terdapat pada sistem injeksi tidak berfungsi maksimal. Hal ini bisa membuat mobil berebet, bergetar, pincang dan kehabisan tenaga bahkan bisa mati mendadak.

2. Fungsi Kedua pada ECU

Fungsi ECU juga meliputi pengaturan waktu pembakaran yang tepat pada sistem injeksi kendaraan (ignition timing). Jika ECU tersebut error atau rusak maka bisa di pastikan kendaraan tidak dapat mengatur pembakaran yang pas pada sistem injeksi, sehingga membuat pembakaran BBM pada sistem injeksi tidak sempurna.

3. Fungsi Ketiga Pada ECU

Fungsi ECU yang ketiga untuk mengontrol dan mengatur putaran mesin saat idle, atau bisa di sebut juga dengan stationer timing. Pada stationer timing biasanya mobil akan memberikan pasokan yang lebih besar ke sistem injeksi, namun jika ECU tersebut error atau rusak maka bisa di pastikan pasokan bahan bakar akan tersendat dan membuat idle pada mobil naik turun dan tidak bekerja secara maksimal sebagai mana mestinya.space

4. Fungsi ECU Lainnya

Pada sebagain mobil biasanya ECU juga di tautkan untuk mengatur kinerja AC pada kendaraan. Disini ECU berfungsi untuk memaksimalkan beban AC yang di terukan ke mesin, agar mesin tidak ngeden atau kehilangan tenaga pada saat AC di nyalakan.

Berikut ini adalah ciri-ciri ECU kendaraan yang error dan rusak.

 

  • ECU yang error atau rusak biasanya menyebabkan mesin susah hidup pada saat awal di hidupkan.
  • ECU yang error dan rusak biasanya membuat mesin terasa tersendat-sendat.
  • ECU yang error atau rusak bisa membuat mobil kehilangan tenaga secara signifikan.
  • ECU yang error atau rusak biasanya membuat bahan sedikit bakar boros dari biasanya.
  • ECU yang error atau rusak biasanya menunjukkan lampu check engine menyala, namun hal ini tergantung dari beberapa besar dari kondisi kerusakan dari ECU itu sendiri.

Solusi mudah untuk meyelesaikan masalah ECU yang error dan rusak anda bisa mencoba untuk me-resetnya dengan teknik sebagai berikut.

Cara me-reset manual ECU kendaraan yang error atau rusak agar kembali normal seperti sedia kala anda bisa terlebih dahulu melepaskan kabel Negatif [-] aki kurang lebih selama 15 menit. Setelah itu pasang kembali kabel Negatif [-] tadi ke kepala aki, kemudian hidupkan kembali mobil tanpa di gas selama 5 menit. Setelah 5 menit injak pedal gas dan pertahankan pada RPM 3000 selama 5 menit juga.

Jika kamu sudah mencoba hal diatas namun tidak juga menyelesaikan masalah. Maka kamu harus mencari scanner yang kompetibel untuk jenis mobil yang kamu alami.

Scanner sendiri berfungsi untuk mendeteksi kerusakan yang terjadi pada jalur ECU dan jalur sensor-sensor yang mengarah ke bagian ECU.

Dengan scanner biasanya masalah bisa dengan mudah terdeteksi, karena ECU akan membaca masalah dan menampilankannya pada scanner dengan kode tertantu. (Done)

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.